25 Februari 2012

Pat metheny Finally on Java jazz :D Yippie kay-yayyy




Bersyukur tahun ini bisa menyempatkan diri untuk menyaksikan penampilan musisi-musisi luar biasa di event tahunan Java jazz 2012!!




Dan yang paling bikin excited adalah kehadiran (akhirnya) Pat Metheny :D I've got nothing more to say about this guitarist (+he's such a humble guy)


My dream is finally come true..

25 November 2011

Woody Allen (from my perspective)





"Thought : why does man kill? Man kills for food. And not only food, frequently there must be a beverage"
-Woody allen, from Without feathers-





Anyway sudah lama banget pengen nulis tentang Sutradara, penulis, clarinetist, standup comedian Woody allen.. I can not describe how much I adore and how he actually affect my perception of life.. yeah it's tough to write about woody, I know the word 'GENIUS' is not quite perfect word to describe him..




Saya mengenal sosok Woody allen justru karena saya sering menonton serial maupun standup Jerry Seinfeld beberapa tahun yang lalu. Lawakan Seinfeld yang cerdas dan menggelitik itu membuat saya tertarik untuk selalu mengikuti materi stand-up nya dan juga wawancaranya di berbagai talkshow seperti Johnny carson dan David letterman, di beberapa episode serial Seinfeld yang mengudara di era 90an karakter dalam serial tersebut sesekali menyebut nama Woody allen.. Dari sanalah timbul keingintahuan saya terhadap comedian yang satu ini..




Lalu sejak saat itu saya mulai sekedar browsing atau mengkopi filmnya dari folder teman.. Jujur pada awalnya saya kurang paham sama gaya woody menyampaikan joke, terlalu asing, terlalu sulit untuk dicerna dan lama kelamaan saya paham mengapa itu bisa terjadi.. Ya karena saya jarang membaca dan wawasan saya tidak luas.. Di dalam setiap joke Woody allen hampir selalu menyematkan kutipan atau sekedar nama tokoh-tokoh besar dalam bidang sastra,politik,seni lukis, musik (khususnya jazz).. Oh ya, beliau juga seorang pemain Clarinet handal, sempat tampil di beberapa event jazz ternama :) *wow untuk kedua puluh kalinya*



Petualangan woody saya pertama menuju koleksi filmnya yang tersohor tahun 1977 "Annie hall" dibintangi oleh Diane keaton (aktris yang sering kali berkerja sama dengan Woody allen sejak tahun 60-an). Sebenarnya pesan yang disampaikan oleh film tersebut sangat sederhana, pesan tentang suatu hubungan (romance relationship) antara dua orang idealis.. Di film itu Woody allen yang juga berperan sebagai sutradara serta aktor (sbg Avy singer) , Diane keaton sebagai Annie hall (off course).. Salah satu dialouge yang menarik perhatian saya adalah : (let's check it out) ->




Annie Hall : It's so clean out here.
Alvy Singer: That's because they don't throw their garbage away, they turn it into television shows



I mean, it's so clever right? Dari sana saya menilai bahwa Woody allen bukanlah orang 'biasa' di dunia perfilman.. Dia juga termasuk salah satu sutradara/ penulis screenplay yang sangat independent, Woody yang bertempat tinggal di new york tidak terpengaruh dengan dunia gemerlap Hollywood yang tentunya bagi sebagian besar pekerja industri film sangat menggiurkan..


Selain Annie hall, banyak lagi film Woody allen yang berhasil menarik perhatian saya seperti "Scoop" (dibintangi Hugh jackman) , Sleeper, Midnight in Paris, Hannah and the sisters dan masih banyak lagi..



Untuk film tidak perlu diragukan lagi, Woody allen termasuk salah satu highly critically acclaimed director on earth! tapi yang mengejutkan bagi saya adalah ternyata dia adalah author yang mempunyai kemampuan menulis yang tak kalah hebatnya.. Saya mendapatkan bukunya yang berjudul "without feathers" di pameran buku bekas dan saya membayar dengan harga yang super kece Rp 30.000,00.. Sulit sekali menemukan buku-buku woody allen, jadi tak dipungkiri sesaat saya menemukan buku tersebut saya langsung tertarik untuk membelinya.. Di dalam buku tersebut sesekali dia menyelipkan script dari film-filmnya yang terdahulu dan beberapa materi standup-nya.. Dia menulisnya dengan ciri khasnya : smart with a twist of cultural-politics issue, itu yang membuat saya semakin tertarik untuk membacanya.. Membaca karya woody allen memaksa kita juga untuk mengikuti apa yang terjadi di dunia selama ini, masalah politik (sejak perang dunia, pemilihan presiden dan sebagainya). Tak heran setelah membaca "without feathers", saya semakin merasa tidak tahu apa-apa (serius deh, wawasan saya bener-bener minim.. hahaha)



Bagi penggemar Woody allen, pasti banyak yang sudah mengetahui tentang kecintaan Woody allen akan dunia musik (khususnya musik jazz era awal tahun 1920-an) Dia tunjukkan kecintaannya dengan memainkan alat musik (yang juga alat musik favorit saya, walopun saya juga belum bisa memainkannya sama sekali) Klarinet!. Woody allen sempat mengisi beberapa event jazz terkenal dunia seperti Montreal Jazz festival.. Woody juga pernah berkolaborasi dengan grup jazz Preservation hall jazz band untuk mengisi soundtrack film arahannya sendiri "Sleeper" #funfact



Well that's all from me.. Bottomline is I Love woody allen's works to these days. I love his thoughts as well..

23 November 2011

Senna







Sudah cukup lama saya menunda untuk menulis artikel ttg pembalap Formula 1 favorit saya, Ayrton Senna :) well, where should I start?? mungkin ini sedikit mirip urutannya dengan film biografinya "SENNA" arahan Asif Kapadia, saya akan memulai artikel ini dari debut awal Senna dgn tim Toleman-hart..
Tidak dipungkiri bahwa saya selalu kagum dengan cerita Senna saat dia berusaha memenangkan race di Monaco Grand Prix tahun 1984, dgn tim yg dikata orang 'tim rendahan' dan mobil yg kurang kompetitif dibandingkan dgn race team dan race car yang kita kenal sekarang seperti Ferrari, mclaren-honda/mercedes, williams dan lain-lain..
Walaupun saat itu Alain prost yang memenangkan race tersebut tp seperti kata pepatah "he lose the battle but WIN the war" , Senna yg saat itu mengejutkan banyak orang dengan menempati posisi ke-2 tepat di bawah Prost tentulah tidak lagi menjadi sosok yang diremehkan... Toleman hart tidaklah mampu 'memfasilitasi' racer setangguh Senna, lalu pindahlah Senna ke tim lotus (1985-1987)




Namun race yg memorable menurut saya (dan mungkin menurut semua penggemar F1 racing) adalah(1) Saat Senna memenangkan Brazilian Grand prix tahun 1991, dia memenangkan race di tanah kelahirannya sendiri dan membawa bendera negaranya dengan sangat bangga lalu sekitar 300 ribu pendukungnya menyeru "OLE OLE OLE OLE! SENNA! SENNA!" Saat itu Senna mengalahkan Ricardo Patresse dan Gerhard Berger.. (2) saat Senna bergabung dengan tim Mclaren Honda bersama rivalnya Alain prost di GP Jepang dimana Senna didiskualifikasi dari gelar championship dikarenakan dia sempat menembus Chicane saat 'dipotong' oleh Prost.. Disanalah dimulai perseteruan antara FIA (suatu badan yg mengelola F1 racing yg pada tahun itu dipimpin oleh Jean-marie Balestre)dgn Senna sendiri.. Kontroversi demi kontroversi sebenarnya sdh lama terjadi dari pihak FIA, terlihat jg beberapa tahun setelah peristiwa 'chicane' tersebut di-banned nya sistem F-Duct pada formula 1 juga muncul.. Terdiskualifikasinya Senna saat itu tidak membuat dia putus asa, dia tetap melanjutkan karirnya hingga akhir hayat...



Suatu saat Alain prost memutuskan untuk pensiun sementara dari dunia F1 racing, disitulah Senna pindah ke tim williams (tim terakhirnya).. Di San marino dalam pertandingan ke-3 tahun 1994, Ayrton Senna yang saat itu masih berusia 34 tahun dan sebenarnya msh mempunyai karir yang panjang harus menghembuskan nafas terakhir saat race car-nya tertabrak pagar pembatas di lap ke-6 dengan kecepatan 217 km/jam :(


Semangatnya, kerendah hati-annya tidak akan dilupakan oleh seluruh penggemarnya, penggemar F1 dan semua orang yg pernah mendengar namanya..




Ole ole ole ole.. Senna! Senna!

16 Oktober 2011

Scrapbook.. arti dibalik hobi lamaku ini :)





Selama 2 bulan ini saya "melarikan diri" ke suatu hobi yang mengasah kreatifitas saya.. Scrapbook nama kerennya, sebenarnya scrapbook ini sudah dikenal sejak lama sebelum abad ke 21, digunakan oleh orang-orang eropa untuk mendokumentasikan riwayat hidupnya bahkan pekerjaannya.. seiring dengan berjalannya waktu, perkembangan teknik scrapbook semakin maju bahkan ada berbagai macam software yang dapat kita gunakan untuk menciptakan scrapbook dengan waktu yang lebih cepat tentunya.



Cukup sering saya menghabiskan waktu untuk mendatangi toko-toko yang menjual berbagai alat dan bahan scrapbook.. Sayangnya bahan-bahan scrapbook yang kualitasnya baik dan desain2nya menawan hati cukup membuat dompet saya menangis.. Untuk satu kertas background scrapbook saja harus mengeluarkan biaya sebesar 13ribu rupiah hingga 26 ribu rupiah, belum lagi ornamen-ornamennya seperti kancing-kancing yang satu set bisa seharga dengan 2 cup kopi di Starbucks. Jadi harus lebih bijak membelanjakan untuk segala ornamen dan keperluan scrapbook lainnya :)



Kenapa scrapbook?

Saya mencintai hobi ini sebenarnya sejak smp , namun karena kesibukan yang sok menyibuk-nyibukkan saya makanya saya jadi ga sempet untuk menekuni hobi ini. Baru-baru ini mulai Hit lagi di Indonesia scrapbook barulah muncul beberapa toko yang menyediakan segala keperluan mengenai hobi tersebut.

Saat (be continued.....)

06 Oktober 2011

Movie scores composer :)

Imagine you're watching Titanic without "my heart will go on" , Casablanca without "as time goes by" or perhaps Toy story without "you've got a friend in me"... It would be plain pictures, don't you think?

well,I'm about to share a lil bit about movie-scoring (the composer is mainly the subject in this article)

These are some of my top list movie scoring composer :





Ennio Morricone - I often called him "an Italian magic composer" .. You should listen to his works in "Nuovo cinema paradiso" and "the legend of 1900".. Marvelous films by the way :)




John williams





Alan Silvestri




Dave Grusin - this american composer also known as GRP co-founder (it's a label for jazz record most of the times) . He and his beautiful mind had created the most beautiful and notable score for the movie like "Tootsie", "The champ", and "heaven can wait"



(to be continued........)

03 Oktober 2011

List of my favorite paintings :)




1. Frida kahlo - "Two fridas" (1939)

Self portrait by Frida Kahlo was painted in the time time of her divorce with the Mexican muralist Diego Rivera. As you can see, there were double portrait of Frida and the green dressed frida holding small portrait of Diego Rivera.




2. Norman rockwell - "Freedom from want" (1943)
It was a nostalgic symbol of an enduring American theme of holiday celebration, Thanksgiving





3. Andy warhol - Campbell's soup can (1962)

It may looks simple, but you know this campbell's cover design has been a popular icon till now. Thanks to mr.Warhol's genius artistic mind



4. Richard hamilton - "release" (1972)

(to be continued.......)

Somewhere... Somewhere




I can't tell you how much I love "west side story".. This movie has been my favorite since I were a little girl.. My favorite scene in the movie was when Tony and Maria (played by Natalie wood) singin' "Somewhere" together.. Listen to the lyrics and you'll be blown away :)

TONY
"There's a place for us
Somewhere a place for us
Peace and quiet and open air
Wait for us
Somewhere"

MARIA
"There's a time for us
Some day a time for us
Time together
With time to spare
Time to learn
Time to care
Someday"

TONY
"Somewhere
We'll find a new way of living"

MARIA
"We'll find a way of forgiving
Somewhere"

TONY & MARIA
"There's a place for us
A time and place for us
Hold my hand
And we're halfway there
Hold my hand
And I'll take you there
Somehow
Someday
Somewhere"

02 Oktober 2011

Dark side in all of us






Dulu kalau dengerin karya2 pink floyd hanya sebatas mengagumi melodi gitar dari david gilmour atau catchy bass line-nya Roger waters, namun sekarang berbeda lagu-lagu pink floyd membawa pengaruh baru yang menyegarkan saat saya dengarkan kesepuluh kalinya..


Salah satu album yang saya temukan adalah album klasik "Dark side of the moon".. Dan lagu "breath" inilah yang seakan membisikkan nasihat..






"Run, rabbit run
Dig that hole, forget the sun
And when at last the work is done
Don't sit down
It's time to dig another one

For long you live and high you fly
But only if you ride the tide
And balanced on the biggest wave
You race towards an early grave..."





- Pink floyd "breath" Dark side of the moon (1973) -

19 Agustus 2011

And my most favorite movie director goes to.................................










Mr.Alfred Hitchcock


Been dying to post an article bout this genius man of all time (off course this is my version, but I don't have much time since I've been drowning in internal medicine for two and a half months... *sigh*








well well, where should I start?

perhaps I should continue this on Bahasa Indonesia, yes? soalnya ngetik ini jam setengah 2 pagi sebelum sahur.. :))

Mengenal alfred hitchcock awalnya dari cerita bapak yang selalu mengelu2kan karya2 hitchcock, kata beliau dulu di Tvri sering sekali ditayangkan serial tv lepas "alfred hitchcock present".. Suatu tv series yg ber-genre thriller , namun berbeda dgn thriller biasa disini audience diikut sertakan menebak alur cerita dan ending dari cerita tersebut.. istilah jaman sekarang sih "ending nggantung",dan ini memang yang bikin setiap episode-nya menarik..

Hebatnya lagi terkadang ending dibuat ber-twist sehingga audience yang menontonnya terkadang cukup kaget..


Selain tv series yang populer itu, alfred hitchcock juga menelurkan banyak film layar lebar seperti psycho, rope, the rear window, strangers on the train dan lain-lain.. Dan kesemua film ditulis dengan script yang cerdas, alur yang menarik serta ending yang "mature"


Alasan mengapa saya menyukai karya-karya Alfred hitchcock? hmm , mungkin hanya dengan menyaksikan film-filmnya sudah mampu untuk menjelaskan semuanya.. :)

Now I know why :)




"As you grow older, you will discover that you have two hands, one for helping yourself, the other for helping others...." - Audrey Hepburn -

10 Juni 2011

Have you ever been LED-out? - Jack Black on "School of Rock"




All you need is Four wild & incredible musicians in One whole package!





There you have it....

My recommendation Led zeppelin tracks would be :

1. Black dog
2. Whole lotta love
3. Immigrant song
4. The songs remain the same


................... By the way all songs created by their magic hands are great.......................................... Enjoy :)

Live from New York.. it's Saturday.....Night... Live!!!





Funny sketches.... Great music... I can't talk much bout this show...


One word : AWESOME!!!



"EXTRAVAGANZA" was also inspired by this show .... Too bad it didn't last that long..

10 Mei 2011

Paris Combo.... French music is adorable ! :)






Berawal dari festival sinema perancis.. Beruntung saya tidak pernah absen untuk datang menonton film-film yang disuguhkan festival sinema itu setiap tahun.. Ternyata selain menonton film yang terkadang alurnya absurd dan terkesan lamban tapi yang menarik bagi saya adalah ilustrasi musiknya. Saya selalu tertarik dengan score dalam tiap film , terlebih pada film-film eropa.. Ambil contoh scoring ennio moricone di film "cinema paradiso", dengan satu theme song kita bisa menggambarkan secara langsung isi dari film tersebut. (check out on youtube or other source)

Minggu lalu saya berkunjung ke XX1 sutos dengan tak berbekal uang jajan (ya dikarenakan festival film ini tidak dipungut biaya) , perhatian saya tertuju pada salah satu film dokumenter tentang seorang fotografer yang menceritakan tentang masa kecilnya dengan sudut pandang yang berbeda. Film itu berjudul "les plages d' agnes". Film yang menarik disertai dengan score (musik latar) yang unik.

Lalu, esoknya karena musik latar film itu terngiang di kepala saya bergegas ke toko musik dekat rumah nenek saya dan iseng mencari album-album musisi perancis.. Voilla dan yup saya mendapatkan album dari band beraliran world music dari Perancis bernama "Paris Combo", gabungan antara musik jazz,french chanson dan african music. Mereka terdiri dari pemain accordion,perkusi, trumpet, banjo, bass,gitar, drum dan vokalis.. Sesaat saya mendengarkan 3 track dari album mereka "motifs", telinga saya tergelitik dan semakin penasaran dengan karya-karya mereka yang lain. Album itu sangat saya rekomendasikan..

Dengarkan yang unik, memperkaya rasa..

Catatan daniar di sore hari yang sedang euforia setelah ujian lisan Jiwa :D #halah

08 Mei 2011

Bacaan masterpiece (2) : The catcher in the rye




Tak dipungkiri alasan saya tertarik dengan buku ini karena ada peristiwa besar dibaliknya yaitu penembakan John Lennon oleh Mark david chapman (untuk informasi selebihnya bisa dibuka di google dsb) Oleh karena peristiwa tersebut, buku ini layaknya bom yg eksplosif mendadak menjadi sebuah hit. Menjadi suatu pop culture menurut kebanyakan orang. Banyak yang terkena dampaknya, termasuk saya..

Di buku ini kita akan berkeliling menyelami proses berpikir Holden Caulfield (karakter utama)yang sebenarnya seorang yg "lurus"/ protagonist. Holden yang selalu menganggap semua orang adalah "superfisial" dan menganggap bahwa dirinya sendiri yang paling dewasa/ mature , pergolakan batin yang tak terbendung membuatnya bermasalah dalam berhubungan dengan sosial. Sempat dikeluarkan dari sekolahnya dan kabur dari rumah orang tuanya, holden tetap mencari "dirinya" yang pada akhirnya dia menyadari bahwa dirinya "sakit".


Jarang sekali saya bisa menemukan buku yang bisa menggambarkan secara gamblang dan berani tentang isi pikiran suatu karakter. Salinger dalam hal ini menurut saya cukup sukses untuk menghadirkan itu semua. Tak ada raut kecewa setelah saya membaca buku ini hingga chapter terakhir.

Tapi sekali lagi membuka pikiran lebar-lebar saat membaca buku (terlebih membaca buku-buku kontroversial seperti ini)sangatlah perlu.. :)

07 Mei 2011

Bacaan masterpiece (1) : A clockwork orange..































Sudah cukup lama ingin sedikit mengulas tentang buku favorit saya ini dan kebetulan hari ini punya waktu luang sebentar di warung kopi sambil mengumpulkan niat untuk belajar.. Hmm saya mengetahui review buku ini sebenarnya dari jaman saya masih duduk di semester 2 bangku kuliah, keturutan membeli bukunya pas saya iseng pergi ke salah satu toko buku di Jakarta.

Review yang bagus dan terkadang juga pedas tak jarang menghujani. Buku ini sarat akan kekayaan persepsi dan sudut pandang. Dari segi seni, kita bisa diajak berjalan-jalan menembus dimensi lain dalam mengenali musik klasik. Dalam novel ini sering sekali dimunculkan cerita tentang ketertarikan Alex (karakter utamanya) akan Beethoven's ninth symphony. Alex selalu membayangkan sesuatu yg bersifat ultra sadis ketika mendengarkan simfoni itu. Dan lalu Alex bersama geng-nya melakukan "aktivitas sehari-hari" semata-mata untuk kepuasan dirinya sendiri. Sehingga pada akhirnya kelakuan mereka terendus oleh pihak kepolisian, mereka dijatuhi hukuman dengan menggunakan tehnik Ludovico. Saat saya membaca tentang ludovico technique ini awalnya saya merasa asing namun setelah membaca dari halaman ke halaman berikutnya saya menyadari teknik ini sangatlah "berbeda".Ludovico inilah yang menjadi pusat perhatian dari tema buku "a clockwork orange" ini. Teknik yang cukup ampuh untuk merubah seorang Alex 360 derajat. Jadi dengan teknik ini, setiap tersangka disuntik dengan suatu obat yang apabila tersangka ini mempunyai pikiran sadis/violence mereka akan merasa mual yang luar biasa dan akhirnya bisa pingsan seketika.



Dengan pemilihan kata-kata yang unik dan cerdas di tiap halamannya, buku ini menjadi suatu masterpiece hingga kini walaupun tetap ada pandangan miring / kontroversial tentang cara pandang serta tingkat kesadisan "first class" yang terhadir. Buku ini sebaiknya tidak dibaca oleh yang berusia kurang dari 19 tahun. Sebelum membaca, sediakan pikiran yang betul-betul terbuka. Tidak terbatas pada buku ini saja, sebelum membaca setiap karya seharusnya kita juga perlu membuka pikiran.

Ok, selamat membaca.

Salam dari blogger penyendiri, Daniar :)

19 April 2011

one of my favorite movie quote ever .. :)




"What can you say about a twenty-five-year-old girl who died? That she was beautiful and brilliant. That she loved Mozart and Bach. The Beatles. And me...." - Love Story (1970) -

23 Februari 2011

There's nothing like having breakfast at tiffany's


Film ini layaknya berlian.. entah apa yg terlintas dalam benak saya 5 tahun yang lalu saat pertama kali menonton film ini.. Awalnya hanya membaca novelnya saja (karya Truman Capote yang melegenda itu)sebelum akhirnya berencana membeli video film ini. Bercerita tentang seorang perempuan penghibur yg mempunyai obsesi tinggi terhadap segala sesuatu.. Diawali dari scene Audrey hepburn keluar dari taxi yang ditumpanginya dengan membawa croisant dan kopi , dengan masih berpakaian glamour (saat itu little black dress yang dikenakannya sangat tersohor , didesign oleh rumah mode Givenchy). Audrey yang di film itu berperan sebagai Holy golightly berjalan menyusuri kota New York dan menuju kearah toko perhiasan Tiffany's.. Disana dia menikmati sarapannya sambil memandangi perhiasan yang menjadi etalase dari toko Tiffany's. Diringi dengan lagu "moon river" karya Henry Mancini (saat itu memenangkan piala oscar 1961).. Sungguh scene yang sangatlah indah :)

Berlanjut kearah romansa, Holy kemudian bertemu dengan seorang pria yang baru pindah ke kompleks apartemen yang sama dengannya bernama Paul Varjak.. Dari sanalah , kisah semakin menarik...

Saya tidak ingin spoiler disini, namun penilaian saya tentang film ini positif walaupun terkadang ada beberapa scene yang terkesan percuma. Direkomendasikan untuk para pencinta film romantis (duileeh)