30 Oktober 2010

Dolce va niente …….Sekelumit ttg pengalaman nonton eat-pray-love


2 minggu yang lalu , bukan karena ikut-ikut orang yg lagi ngetrend-nya nonton eat-pray-love di bioskop tapi lebih karena penasaran dengan versi film-nya.. Sudah 2 tahun lalu sepertinya novel eat pray love sdh beredar,dan lagi-lagi karena acara oprah winfrey show yang saat itu temanya tentang buku (oprah’s books club) saya langsung excited melihat wawancara oprah dengan si pengarang buku,elizabeth gilbert…

Suatu kisah nyata yang dituturkan secara apik oleh pengarangnya sendiri ini mungkin awalnya terlihat biasa-biasa saja ,namun cerita itu mengajarkan banyak hal (terutama) pada saya tentang mencari diri sendiri dan bagaimana mencari kebahagiaan..

Untuk versi film-nya sendiri,jujur agak mengecewakan dari segi editing-nya.. Alhasil,filmnya jadi terasa sangat lamban.. Tapi dari segi scenario,mantap!! Banyak bgt dialog-dialog cerdas yang muncul ,lalu bagaimana menggambarkan perjalanan seorang Liz gilbert dalam mencari jati dirinya dgn melancong ke berbagai Negara tersampaikan dengan baik.. Seakan-akan kita juga ikut berjalan-jalan,makan-makan,wisata seni ke Italia,India dan Bali..

Film ini juga menginspirasi saya untuk suatu saat bisa travelling keliling dunia..semoga ya,suatu saat 

Above all critics and flaws, this movie is worth to watch..not as bad as you thought it would be.. Intinya,carilah kebahagiaan diri ..

So now, dolce va niente ( pleasure of doing nothing)..saya tak lanjutin nulis beberapa artikel lagi untuk blog saya sembari menikmati weekend.. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar